Saat ini kita tanpa kata, tapi mata kita bicara..
Tanpa disadari, kita selalu membicarakan pulang dan kembali hanya agar bisa bertemu lagi..
Terlarut aku dengan singkat menganggapmu tujuan, semoga kamu tidak menjadikanku cobaan..
Aku hanya takut dan terus berfikir, semoga yang aku kira cinta bukan hanyalah suka, sayang, perhatian dan penasaran yang kebablasan..
Sudahlah, perbedaan pikiran kita tidak perlu menjadi jurang dan alasan, kita hanya perlu saling mengiyakan dan memperjuangkan..
Akupun tidak yakin bisa meninggalkan perasaan ini, Tuhan dan waktu sudah menunjukan siapa kamu..
Aku mohon, berhenti berfikir bahwa perjalanan memang lebih penting daripada tujuan..
Karna tidak ada yang perlu dimulai dari cinta yang ragu-ragu..
Tuhan telah mempertemukan kemudian menggelisahkan kita, pasti ada maksudnya..
Jika nanti ada kekecewaan hasil dari pengharapan, jangan salahkan keadaan..
Karna pada akhirnya kita hanya keabadian dalam ketidakabadian..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
apapun tanggapan kalian tentang cerita saya,saya terima dengan senang hati. thankyou :)