Karena aku yakin
Ada beberapa hal yang lebih baik dituliskan daripada aku katakan
Mungkin kamu sudah tahu, setidaknya mengira-ngira.
Saya pernah menyayangi kamu segila itu.
Tapi situasinya tidak seperti yang saya bayangkan.
Semua bagian hati saya masih berisi kamu.
Tapi otak saya bilang jangan.
Prinsip saya sudah jelas.
Saya nggak akan berdiri diam di depan pintu yang tertutup.
Saya rasa kamu mengerti.
Jadi sebaiknya kita tetap begini saja.
Entah sampai kapan.
Mungkin sampai salah satu dari kita berdua lupa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
apapun tanggapan kalian tentang cerita saya,saya terima dengan senang hati. thankyou :)